Akhir Bencana Karhutla: Herman Deru dan Menteri LH Perkuat Strategi Pemulihan Gambut
OKI. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat dan jajaran pejabat tinggi negara melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026).Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mengevaluasi efektivitas penanganan darurat sekaligus mematangkan strategi jangka panjang pemulihan ekosistem gambut di Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian khusus yang diberikan pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di wilayahnya.Ia menegaskan bahwa kerja keras di lapangan melibatkan kolaborasi masif dari lintas instansi."Kami berterima kasih atas kunjungan Bapak Menteri, Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove, serta unsur jajaran petinggi Polri dari Jakarta. Kami sepakat, mudah-mudahan tahun 2026 ini menjadi akhir dari kejadian-kejadian karhutla yang masif. Ke depan, fokus kita adalah pencegahan dan rehabilitasi lahan," ujar Herman Deru. Gubernur juga memberikan penghormatan khusus kepada lebih dari 12.000 personel Satgas Karhutla yang berjibaku di lapangan, termasuk Manggala Agni, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan dari berbagai korporasi swasta.
Telusuri ArtikelDukung Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang Hadiri Grand Launching Rumah Tumbuh Bidadari
LPalembang. Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Lidyawati Cik Ujang, menghadiri acara Grand Launching Rumah Tumbuh Bidadari yang berlangsung di The Zuri Hotel Palembang, Minggu (1/11/2026).Dalam sambutannya, Hj. Lidyawati Cik Ujang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas hadirnya Rumah Tumbuh Bidadari. Ia menegaskan pentingnya keberadaan sebuah ruang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus mendukung perkembangan kaum perempuan di Sumatera Selatan.Menurutnya, Rumah Tumbuh Bidadari hadir sebagai wadah yang aman dan suportif bagi perempuan untuk saling menguatkan, tumbuh, pulih, serta mengaktualisasikan potensi terbaik mereka. Selain itu, wadah ini diproyeksikan menjadi sarana penting untuk memperluas akses perlindungan dan wadah berkarya bagi perempuan.“Semoga hadirnya Rumah Tumbuh Bidadari ini menjadi wadah yang solid bagi kaum perempuan untuk memperluas aksi sosial serta memperkuat perlindungan bagi perempuan,” ujar Hj. Lidyawati.Acara grand launching ini berjalan khidmat dan diharapkan dapat melahirkan berbagai program nyata yang berdampak positif bagi kesejahteraan serta perlindungan perempuan di Sumatera Selatan.
Telusuri ArtikelSentuh Gulo Palu dan Gunjing, Feby Deru Kenang Jajanan Masa Kecil di Festival Jajanan Bingen
Palembang - Ada pemandangan menarik saat Festival Jajanan Bingen dalam rangka HUT ke-39 Sriwijaya Post digelar. Di antara puluhan jajanan tradisional khas Sumsel yang tersaji, Ketua TP PKK Sumatera Selatan Feby Deru menemukan kembali rasa masa kecilnya.Feby tampak antusias saat menemukan penganan tempo dulu seperti Gulo Palu. Tak hanya melihat, ia bahkan menjajal langsung proses pembuatannya, mengulik kembali memori akan makanan masa kecil yang kini mulai jarang ditemui."Banyak makanan zaman dulu yang saya temukan di sini, seperti Gulo Palu. Saya bahkan coba buat sendiri. Ini makanan masa kecil dulu," ujar Feby dengan senyum haru, Sabtu (31/10/26).Selain Gulo Palu, perhatian Feby juga tertuju pada Gunjing. Ia menyebut, kue yang satu ini hampir ada di setiap daerah di Sumsel, namun uniknya memiliki rasa dan bentuk yang berbeda di setiap tempat. Kekayaan itulah yang menurutnya harus terus dijaga."Kita harus tahu dengan masakan khas daerah kita sendiri. Nah di festival ini kita bisa mengetahui dan mencicipinya langsung," katanya.Feby mengapresiasi Festival Jajanan Bingen sebagai ruang penting untuk memperkenalkan kembali identitas kuliner lokal kepada generasi muda.Sementara itu, Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post - Tribun Sumsel, Prawira Maulana mengaku gembira atas terselenggaranya festival ini. Sebagai media lokal pertama di Sumsel, Sriwijaya Post merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan budaya, termasuk kuliner."Jajanan Bingen adalah identitas. Bukan sekadar kue, namun sejarah yang bisa dimakan. Resep masakan yang diwariskan ibu kepada anak," ujar Prawira."Bersama ibu-ibu hebat, kami (Sripoku) ingin menjaga kelestarian makanan lokal," pungkasnya.Festival ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, namun juga pengingat bahwa di balik setiap gigitan Jajanan Bingen, ada cerita, cinta, dan warisan keluarga yang harus terus hidup.
Telusuri ArtikelHerman Deru Apresiasi Majelis Taklim Al Hayza, Hadiahkan Umrah untuk Anggota
Palembnag. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi konsistensi Majelis Taklim Al Hayza Leanpuri Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan memperdalam pemahaman Al-Qur’an.Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Tadabbur Al-Qur’an dan Manasik Umrah Majelis Taklim Al Hayza Leanpuri di Aula Asrama Haji Palembang, Sabtu (31/10/2026).Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus, ustaz senior, serta anggota Majelis Taklim Al Hayza yang terus berkomitmen mengikuti kegiatan keagamaan. Ia juga mengenang sosok almarhumah Percha Leanpuri yang telah merintis dan mendirikan Majelis Taklim Al Hayza.Menurutnya, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting sebagai wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaan masyarakat."Keberadaan majelis taklim ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaan masyarakat," ujarnya.Ia berharap kegiatan tadabbur Al-Qur’an dan manasik umrah tersebut dapat memberikan tambahan ilmu serta bekal bagi para peserta dalam menjalankan ibadah.Herman Deru juga mengapresiasi para ustaz senior dan pengurus yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan memberikan pemahaman kepada seluruh anggota majelis taklim."Saya berharap melalui kesempatan ini, kita semua mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Mungkin bagi yang sudah pernah berhaji atau umrah ada hal-hal yang sudah diketahui, tetapi bagi yang baru pertama kali tentu ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga," ungkapnya.Suasana kegiatan semakin istimewa ketika Herman Deru memberikan kejutan dengan mengundi hadiah perjalanan ibadah umrah bagi salah seorang anggota Majelis Taklim Al Hayza.Hadiah tersebut diharapkan menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi bagi para anggota untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan keagamaan.Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta melanjutkan semangat dan cita-cita yang telah dirintis almarhumah Percha Leanpuri melalui Majelis Taklim Al Hayza.
Telusuri ArtikelSekda Edward Candra Ikuti Rakor Komnas HAM, Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Dampak Karhutla
PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan kesehatan, keselamatan, dan hak-hak dasar masyarakat tetap terlindungi.Komitmen tersebut ditunjukkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemenuhan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Peristiwa Karhutla yang diselenggarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI secara daring dari Command Center, Jumat (30/10/2026).Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat langkah mitigasi serta mendorong kebijakan pencegahan karhutla agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.Menurutnya, penanganan karhutla perlu dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pencegahan, perlindungan masyarakat, serta pemenuhan hak-hak dasar warga terdampak. Sebab, karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan hak masyarakat untuk memperoleh udara bersih, kesehatan, rasa aman, dan lingkungan hidup yang baik.Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sumsel H. Edward Candra menyampaikan perkembangan terkini penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Ia menjelaskan bahwa jumlah titik panas tercatat sebanyak 27 hotspot, Sementara itu, jarak pandang tercatat sekitar 2,6 kilometer dan tidak mengganggu aktivitas penerbangan di wilayah Sumsel. Upaya penanganan terus dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan penggunaan dry ice, meskipun hujan mulai turun di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan.Edward mengatakan tren karhutla di Sumsel menunjukkan penurunan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan dan memfokuskan penanganan di sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), dan Banyuasin.Di sektor pendidikan, Pemprov Sumsel juga menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang pelaksanaannya disesuaikan oleh masing-masing sekolah berdasarkan kondisi ISPU di wilayahnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan peserta didik dan warga sekolah dari paparan asap karhutla.Melalui koordinasi bersama Komnas HAM RI dan seluruh pemangku kepentingan, Pemprov Sumsel terus mendorong penanganan karhutla yang mengutamakan pencegahan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat.
Telusuri ArtikelGubernur Sumsel Dorong Inovasi Teknik Tumpang Sari Guna Pemulihan Ekosistem Gambut
OGAN KOMERING ILIR - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendorong pengembangan inovasi budidaya tanaman bambu betung dan jelutung melalui teknik tumpang sari sebagai upaya mendukung pemulihan ekosistem gambut sekaligus meningkatkan penghidupan ekonomi masyarakat.Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Uji Adaptasi Tanaman Bambu dan Jelutung Menggunakan Teknik Tumpang Sari pada Ekosistem Gambut untuk Mendukung Pengelolaan Gambut Berkelanjutan dan Penghidupan Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026).Herman Deru mengatakan, Sumsel memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan mengelola kawasan gambut. Bahkan, Tim Restorasi Gambut Sumsel hingga saat ini masih aktif menjalankan berbagai upaya pemulihan dan perlindungan ekosistem gambut.la mengungkapkan, sejak awal terbentuknya Badan Pengelola Gambut dan Mangrove, Sumsel telah berinisiatif mengundang para gubernur yang memiliki kawasan gambut untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam pengelolaan gambut.Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif hingga akhirnya Sumsel menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gambut yang secara khusus membahas upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).Menurut Herman Deru, pengelolaan gambut tidak boleh hanya berfokus pada pencegahan kebakaran, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Salah satu upaya yang dikembangkan adalah menghidupkan kembali peternakan kerbau rawa sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat dalam mendukung pengelolaan kawasan gambut.
Telusuri ArtikelAkhir Bencana Karhutla: Herman Deru dan Menteri LH Perkuat Strategi Pemulihan Gambut
Dukung Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang Hadiri Grand Launching Rumah Tumbuh Bidadari
Sentuh Gulo Palu dan Gunjing, Feby Deru Kenang Jajanan Masa Kecil di Festival Jajanan Bingen
Herman Deru Apresiasi Majelis Taklim Al Hayza, Hadiahkan Umrah untuk Anggota
Sekda Edward Candra Ikuti Rakor Komnas HAM, Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Dampak Karhutla
Gubernur Sumsel Dorong Inovasi Teknik Tumpang Sari Guna Pemulihan Ekosistem Gambut
Leadership Vision
Executive Statements
Portal Layanan
Warta Daerah.
Dukung Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang Hadiri Grand Launching Rumah Tumbuh Bidadari
01 Nov 2026
Sentuh Gulo Palu dan Gunjing, Feby Deru Kenang Jajanan Masa Kecil di Festival Jajanan Bingen
31 Oct 2026
Herman Deru Apresiasi Majelis Taklim Al Hayza, Hadiahkan Umrah untuk Anggota
31 Oct 2026
Infografis.
Kemerdekaan Pers Di Sumsel 2024
Profil Ekonomi Prov Sumsel 2024